entertaintment


Secret Zoo merupakan <a href="https://patendo.com/">Patendo</a>; salah satu film keluarga yang amat sederhana namun memiliki pesan mendalam. Banyak permasalahan sosial yang diangkat meski penonton kerap terbahak menontonnya.

Secret Zoo menceritakan upaya sekelompok orang untuk menyelamatkan kebun binatang, Dongsan Park, yang tak memiliki binatang. Hal itu bermula dari keinginan besar Tae-soo untuk diangkat menjadi pegawai tetap di firma hukum terkenal.

Keinginan itu membuat Tae-soo dipercaya atasan untuk memulihkan sebuah kebun binatang yang bangkrut dan terpaksa harus menjual seluruh binatang besar nan menarik perhatian pengunjung demi melunasi utang.

Tae-soo akhirnya berangkat ke Dongsan Park hanya bermodalkan semangat untuk menjadi pegawai tetap, tanpa modal dan bayangan mengenai kondisi lapangan yang sesungguhnya. Banyak permasalahan yang dihadapi setibanya di sana.

Setelah mengalami suatu insiden, Tae-soo memiliki ide 'cemerlang' untuk mengisi kandang-kandang yang kosong dengan hewan palsu. Tae-soo bersama empat pegawai Dongsan Park yang tersisa mengenakan kostum binatang.

Ulah Tae-soo bersama empat pegawai lainnya di balik kostum beruang kutub, gorila, jerapah tak berbadan, sloth dan singa mengundang gelak tawa di film ini.

Salah satu hal yang perlu diapresiasi adalah kostum binatang yang baik dan bisa dibilang lebih meyakinkan dibandingkan CGI.

Selain itu, <a href="https://patendo.com/indonesia-trademark-office/">trademark registration indonesia</a> keputusan Tae-soo untuk menggunakan kostum hewan palsu juga menunjukkan kondisi masyarakat yang benar-benar memutar otak dan membuat segalanya jadi mungkin ketika terdesak.

"Aku percaya padanya (Tae-soo). Pahit kehidupan akan trademark registration indonesia membuatnya mencari jalan keluar," kata atasan Tae-soo ketika ditanya alasan penunjukkan Tae-soo sebagai Direktur Dongsan Park. Review Film: Secret ZooBerdasarkan review, Secret Zoo merupakan film keluarga yang amat sederhana tapi punya pesan mendalam, salah satunya hak hewan di kebun binatang.(dok. Finecut Co., Ltd via KOFIC)

Tanpa disangka, ide hewan palsu tersebut mulai mendatangkan trademark registration indonesia kembali pengunjung ke Dongsan Park. Hingga suatu hari, Tae-soo yang sedang mengenakan kostum beruang kutub lupa memperhatikan kondisi sekitar dan meminum minuman bersoda.

Hal itu membuat Dongsan Park viral. Ratusan orang datang kesana trademark hanya untuk melihat beruang kutub peminum soda. Salah seorang pegawai yang berkostum gorila juga mulai minum soda demi menarik lebih banyak pengunjung.

Mulai dari botol kaleng, botol kecil, medium, hingga ukuran satu liter registration indonesia minuman bersoda mendapat sorotan yang signifikan. Sehingga, Secret Zoo mulai terlihat bagai iklan minuman bersoda.

Kendati demikian, Sutradara Son Jae-gon tetap menyisipkan banyak pesan registration indonesia yang benar-benar berhubungan dengan kehidupan nyata, mulai dari praktik kotor korporat melalui firma hukum Tae-soo yang menyembunyikan banyak hal mengenai Dongsan Park.

Secret Zoo juga menyiratkan banyak pesan registration indonesia tentang perlindungan alam dan hewan liar melalui tingkah-tingkah jenaka para pemain.

"Sebagus apapun kebun binatang, tetap penjara bagi hewan," kata Kang Tae-soo ketika menyadari hal yang seharusnya dilakukan sedari awal.

Secret Zoo dibintangi sejumlah aktor ternama yang kerap bermain dalam drama dan film komedi seperti Ahn Jae-hong (Fight for My Way, Reply 1988), Kang So-ra (Sunny, Revolutionary Love), Park Young-Gyu (Are You Human?), Kim Sung-Oh (Fight for My Way), dan Jeon Yeo-Bin (Be Melodramatic).

Secret Zoo tayang di Korea sejak 15 Januari dan telah menjual lebih dari 1,2 juta tiket. Film ini sudah bisa disaksikan di Indonesia sejak 5 Februari.

Start-Up menjadi sedikit gambaran perasaan sekelompok remaja ketika berhadapan dengan pilihan-pilihan untuk memasuki dunia nyata dan kedewasaan.

Start-Up mengisahkan kehidupan Taek-il yang kerap bertengkar dengan ibunya karena tak mau belajar dan melanjutkan sekolah.

Pertengkaran hebat tak terelakkan ketika Taek-il kedapatan menggunakan uang les untuk membeli sepeda motor butut. Hal itu membuat Taek-il memilih untuk kabur dari rumah tanpa tujuan yang jelas.

Pekerjaan <a href="https://patendo.com/cara-membuat-merek/">cara membuat merek</a> itu membuatnya bertemu dan tinggal bersama dengan pekerja lainnya, salah satunya koki Go-seok. Hal itu perlahan membuat Taek-il mulai menyadari nilai kehidupan dan keluarga.

Seperti biasa, film Korea selalu cara membuat merek memasukkan nilai-nilai kehidupan yang bisa menyatu dengan penonton. Hal itu juga dilakukan sutradara Choi Jeong-Yeol. Film yang diadaptasi dari webcomic karya Jo Geum-san ini sarat dengan nilai kehidupan.

Kenakalan ala remaja seperti melawan orang tua ditampilkan cara membuat merek Park Jung-min yang berperan sebagai Taek-il. Film ini juga mengangkat kisah mengenai penagih utang, perdagangan seks di bawah umur, sertifikat bodong, serta pembongkaran bangunan ilegal.

Beberapa pesan disampaikan lewat banyak adegan dan dialog dalam film ini, cara seperti hidup kadang tak sesuai dengan keinginan, kasih sayang orang tua kepada anak di balik amarah, serta rela melakukan hal yang tak disuka demi bertahan hidup.

Namun amat disayangkan, semua tak dieksekusi mendalam. Semua membuat merek terasa setengah-setengah sehingga konflik dalam film ini pun terasa biasa saja. Keterkaitan antar tokoh pun tanggung meski diungkap jelang akhir film.

Review Film: Start-UpStart-Up menjadi gambaran perasaan sekelompok membuat merek remaja ketika berhadapan dengan pilihan-pilihan untuk memasuki dunia nyata dan kedewasaan.

Karakter Park Jung-min dalam film ini serupa dengan membuat merek perannya dalam Tazza: One Eyed Jack, yaitu sedikit berandalan, tak mau mengalah, dan menjadi sasaran bogem orang lain. Perkembangan karakter memang terjadi namun semua terasa amat familiar.