Bersamakristus


https://bersamakristus.org - "Apakah tukang periuk tidak membawa hak atas tanah liatnya, untuk mengakibatkan dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai manfaat obyek yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai manfaat obyek yang biasa?" Roma 9:21

Kerap timbul pertanyaan di didalam hati kita mengapa Tuhan seringkali kenakan orang-orang bersama latar belakang hidup jelek untuk dipakai sebagai alat kemuliaan-Nya. Ada bekas narapidana, dukun, pelacur, pejudi atau peminum yang mengalami jamahan tangan Tuhan, lalu menjadi hamba-hamba Tuhan yang dipakai secara luar biasa. Apakah tidak tersedia orang baik yang layak menjadi hamba Tuhan? Di sinilah kita melihat keajaiban dan kebesaran tangan Tuhan yang penuh kuasa, yang dapat mengubah hidup seseorang.

Tidak tersedia seorang pun yang dapat paham jalur dan langkah Tuhan didalam pilih hamba-hamba-Nya! Pilihan manusia tetap berdasar pada apa yang terlihat secara kasat mata. Ini bertolak belakang bersama langkah pandang Tuhan, yang melihat sampai ke lubuk hati manusia. "Aku akan menyimpan belas kasihan kepada siapa Aku rela menyimpan belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku rela bermurah hati. Jadi perihal itu tidak tergantung pada kemauan orang atau bisnis orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah." (Roma 9:15-16). Kita tentu terheran-heran bagaimana Tuhan pilih dan mengurapi Daud untuk menjadi raja (1 Samuel 16:1-13). Bukankah kakak-kakak Daud jauh lebih gagah dan lebih layak menjadi raja menurut penilaian manusia? Bahkan saat Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, "Semuanya ini tidak dipilih TUHAN." (1 Samuel 16:10). Justru yang dipilih Tuhan adalah Daud yang tengah menggembalakan kambing domba. Ketika Daud datang, berfirmanlah Tuhan kepada Samuel, "Bangkitlah, urapilah dia, gara-gara inilah dia." (1 Samuel 16:12).

Begitu termasuk dipilihnya Saulus menjadi hamba Tuhan secara manusia tidak masuk akal, gara-gara ia adalah penganiaya jemaat dan turut berperan didalam kematian Stefanus. Tetapi Tuhan berfirman kepada Ananias, "Pergilah, gara-gara orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain dan juga raja-raja dan orang-orang Israel." (Kisah 9:15).

Hanya Tuhanlah yang mempunyai hak untuk pilih dan pilih seseorang untuk dipakai-Nya!

Describe the new page here.

https://bersamakristus.org/lagu-persekutuan/